Review Harga Emas di 2022 dan Outlook 2023

Resume perkembangan minggu lalu:

  • Tahun ini harga konsumen mencapai level tertinggi dalam 40 tahun lebih; namun, karena ancaman inflasi, Federal Reserve terpaksa menaikkan suku bunga sebesar 425 basis poin, sikap kebijakan paling agresif dalam 41 tahun terakhir.
  • Naiknya suku bunga AS mendorong imbal hasil obligasi riil lebih tinggi, bahkan dolar AS menembus level tertinggi 20 tahun, dua hambatan paling signifikan untuk emas.
  • Semester pertama tahun 2023 masih bisa menjadi lingkungan yang menantang bagi logam mulia karena Federal Reserve akan terus menaikkan suku bunga. Sebagian besar analis berharap emas mampu reli di semester kedua.
  • Powell mengatakan kepada pasar pada bulan Desember bahwa setelah menaikkan suku bunga sebesar 425 basis poin pada tahun 2022, Fed masih belum cukup membatasi, dan suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama.
  • Pasar sedang mencoba menyusun pandangan untuk awal tahun depan, dengan data bernada beragam mulai dari perlambatan ekonomi, pendinginan inflasi, dan Federal Reserve yang masih hawkish.

Baca dan download artikel lengkapnya: