tren-bullish-logam-mulia

Tren Bullish Logam Mulia Menanti Rilis Data Ekonomi

tren-bullish-logam-mulia

Tren Bullish Logam Mulia Menanti Rilis Data Ekonomi – Pasar saham dan investor kembali menunjukkan sikap optimis. Tren positif ini memengaruhi pergerakan pasar pekan ini. Logam mulia awalnya sempat anjlok pada awal hari perdagangan. Penurunan tersebut dipicu oleh tingginya inflasi dari sektor energi. Namun, situasi pasar berbalik arah pada pertengahan minggu ini. Ketegangan di kawasan Timur Tengah mulai menunjukkan tanda mereda.

Kondisi tersebut berhasil mendorong harga emas kembali melonjak tajam dan menciptakan tren bullish logam mulia. Aset aman ini sukses menembus level US$4.700 per ons. Penurunan imbal hasil obligasi juga sangat mendukung penguatan ini. Pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat ikut memberi dorongan. Survei terbaru menunjukkan mayoritas analis Wall Street sangat positif. Sekitar dua pertiga pakar memprediksi tren kenaikan akan berlanjut. Investor ritel juga memiliki pandangan serupa untuk pekan depan.

Sementara itu, data tenaga kerja Amerika Serikat cukup stabil. Tingkat pengangguran bertahan pada angka 4,3 persen bulan ini. Stabilitas ini membatasi ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral. Selanjutnya, pasar global akan fokus pada rilis data ekonomi. Laporan inflasi konsumen dan produsen menjadi perhatian paling utama. Selain itu, data penjualan ritel domestik sangat dinantikan investor. Agenda penting lainnya adalah pemilihan ketua The Fed baru.

Secara teknikal, aset ini terus berupaya menembus tren penurunan. Target resistensi terdekat berada di kisaran US4.850 per ons. Jikamomentumbertahan,levelUS4.900 bisa saja segera tercapai. Faktanya, banyak negara terus memborong logam mulia saat ini. Permintaan fisik yang besar mencegah kejatuhan nilai lebih dalam. Meskipun suku bunga ketat, daya tarik investasi tetap besar.

Analis meyakini bahwa harga emas bisa menembus rekor baru. Angka US$5.000 menjadi target kuat pada akhir musim panas. Investor disarankan tetap mengawasi pergerakan pasar. Volatilitas pasar jangka pendek masih berpotensi terjadi setiap saat. Pergerakan aset sangat bergantung stabilitas ekonomi dunia. Faktor geopolitik juga terus menjadi penentu arah pasar.

Sumber: Kitco

Cek harga emas harian dengan cara klik disini.