Resume perkembangan minggu lalu:
- Harga emas sangat ditentukan arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) dan data ekonomi AS.
- Emas sempat melambung pada pertengahan Januari lalu setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, menyebut adanya tanda-tanda disinflasi. Namun, emas dengan cepat berbalik melemah setelah data-data ekonomi AS bergerak melebihi ekspektasi pasar.
- Pasar kini menunggu risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan keluar pekan ini. Pelaku pasar berharap menemukan sinyal jelas arah kebijakan The Fed ke depan.
- Sebagian besar analis netral terhadap emas untuk jangka pendek dan melihat level $1.800 per ons sebagai kemungkinan bertahan.
Baca dan download artikelnya: