
Emas jadi incaran investor karena adanya klaim pengangguran AS yang naik. Dimana harga emas mengalami kenaikan pada hari Kamis dalam perdagangan yang berfluktuasi. Hal tersebut didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan dan perkembangan hukum terkait tarif impor. Harga emas spot naik 0,9% menjadi $3.318,69 per ons pada Jumat pagi (30/05/2025). Angkat tersebut naik setelah sempat menyentuh level terendah sejak 20 Mei. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS ditutup 0,6% lebih tinggi di level $3.343,90.
Peningkatan jumlah klaim pengangguran mingguan di AS yang melebihi ekspektasi pasar memicu kekhawatiran akan melambatnya pasar tenaga kerja. Hal ini menumbuhkan harapan bahwa Federal Reserve mungkin akan mempercepat pelonggaran kebijakan moneternya termasuk pemangkasan suku bunga. Risalah rapat Fed awal Mei menunjukkan kekhawatiran pejabat bank sentral terkait potensi konflik antara lonjakan inflasi dan meningkatnya pengangguran. Dimana kondisi tersebut mampu memperbesar risiko resesi.
Emas, yang dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi, cenderung menguat saat suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil. Kenaikan harga emas juga didorong oleh reaksi pasar terhadap keputusan pengadilan perdagangan AS yang membatalkan sebagian besar tarif yang diberlakukan oleh Presiden Trump. Meskipun pemerintah berencana mengajukan banding, ketidakpastian hukum ini membuat investor tetap waspada, sambil menanti data Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS yang dianggap krusial untuk arah kebijakan The Fed selanjutnya.
Dari permasalahan tersebut emas jadi incaran investor kemungkinan akan terjadi selama beberapa waktu kedepan. Maka dari itu penting untuk mengetahui fluktuasi harga emas setiap harinya. Dimana untuk cek harga Emas ANTAM Harian bisa dilakukan dengan cara klik disini.
Sumber: beritakota.id