Dana Darurat: Persiapan Menyambut 2023 dan Isu Resesi

Tahun 2022 dalam hitungan hari akan segera berakhir. Bagaimana persiapan menghadapi 2023? Sudah bukan hal baru kalau akhir-akhir ini berseliweran pemberitaan bahwa perekonomian tahun 2003 akan gelap bahkan muncul isu resesi.

Tidak ada salahnya juga kalau kita mulai mempersiapkan diri, terutama dari sisi finansial, salah satunya dengan persiapan dana darurat.

Apa itu dana darurat? Dilansir dari sikapiuangmu.ojk.id, dana darurat adalah dana yang disimpan untuk keadaan darurat, misal kecelakaan, kerusakan rumah, atau jika terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara mendadak.

Kenapa dana darurat penting? Penting banget agar bisa terhindar dari hutang, apalagi yang bunganya tinggi, dan tentunya memberikan rasa aman.

Prinsip dana darurat adalah mudah dicairkan, berisiko rendah dan tidak diintensikan untuk investasi. Lalu instrumen apa saja yang bisa dijadikan dana darurat?

  1. Tabungan, instrument yang aman dan paling cepat diakses.
  2. Deposito, menawarkan bunga yang sedikit lebih besar daripada bunga tabungan, untuk pencairan tergantung pada maturity date masing-masing.
  3. Reksadana Pasar Uang, mempunyai risiko yang cukup rendah karena tidak fluktuatif, untuk pencairan memerlukan waktu 5-7 hari kerja.
  4. Emas, secara historis mampu bertahan terhadap inflasi dan liquid, pencairan mengikuti harga emas di pasaran.

Berapa banyak yang harus disiapkan untuk dana darurat dan bagaimana caranya? Berikut tips yang bisa dipakai dari Ummy Basuki, financial planner serta Head of AXA Prime dalam membangun dana darurat:

  1. Hitung rata-rata pengeluaran bulanan, antara lain untuk kebutuhan dapur, tagihan listrik, air, biaya transport, biaya sekolah dan cicilan.
  2. Pastikan kondisi cashflow positif dan bebas hutang konsumtif. Lunasi dulu semua pinjaman dan sesuaikan pengeluaran untuk menciptakan surplus.
  3. Persiapkan dana darurat, disesuaikan dengan kondisi masing-masing dengan formulasi: Pengeluaran bulanan x faktor pengali
    • Single : 3-6x pengeluaran bulanan
    • Menikah : 6x pengeluaran bulanan
    • Menikah dengan 1 anak : 9x pengeluaran bulanan
    • Menikah dengan 2 anak atau lebih : 12x pengeluaran bulanan
    • Freelance/ self employed : 12x pengeluaran bulanan
  4. Alokasikan min. 10% dari penghasilan untuk dana darurat
  5. Jika memungkinkan tambah persentase alokasi, misalnya dengan cari penghasilan tambahan
  6. Pisahkan dana darurat dari rekening operasional
Tips menyiapkan dana darurat. Emas sebagai dana darurat. Formulasi dana darurat.
Tips Menyiapkan Dana Darurat

Selamat mencoba dan tetap optimis menghadapi tahun 2023. Miliki emasKITA sebagai dana darurat dengan mengakses emaskita.id, tersedia mulai dari emas mikro pecahan 0,1 dan 0,25 gram, serta emas batangan 0,5 gram s.d 100 gram.