Resume perkembangan minggu lalu:
- Tahun 2022 merupakan tahun yang penuh gejolak bagi pasar logam mulia. Sikap agresif Federal Reserve sangat membebani permintaan investasi.
- Pada awal November, harga emas turun ke level terendah dua tahun di $1.618 per ons. Namun, emas berhasil naik kembali hampir 13% dan berpotensi menjadi awal dari pergerakan lainnya.
- Federal Reserve berkomitmen tetap pada jalur pengetatan yang paling cepat dalam sejarah AS sejak awal 1980-an. Tetapi ketika ekonomi terhenti dan inflasi mereda, semakin banyak ekonom yang memperkirakan bahwa The Fed akan terpaksa menurunkan suku bunga tahun depan.
- Tanggapan The Fed terhadap inflasi, yang mencapai titik tertinggi selama lebih dari 40 tahun terakhir, adalah menaikkan suku bunga secara agresif, diantaranya empat kenaikan berturut-turut sebesar 75 basis poin. Secara keseluruhan, suku bunga tahun 2022 naik sebesar 425 basis poin naik ke kisaran 4,25% – 4,5%.
Baca dan download artikelnya: