harga emas naik 6%

Harga Emas Naik 6% Dari Posisi Terendah Pekan Lalu

Ilustrasi Artikel

Harga emas naik 6% dari posisi terendah pekan lalu dan diprediksi akan terjadi pada beberapa waktu kedepan. Permasalahan utamanya masih dikarenakan faktor geopolitik, yaitu meningkatnya intensitas serangan Israel kepada Hamas. Secara umum dikarenakan kondisi tersebut, emas menjadi aset yang sangat diminati dan meningkatkan permintaan safe-haven.

Adanya kondisi geopolitik yang tidak stabil membuat data perkembangan ekonomi dunia bukan lagi menjadi faktor penentu ketidakstabilan harga emas. Karena hal tersebut kebanyakan investor akhirnya kurang mengikuti perkembangan data ekonomi dan membuat mereka lebih meminati emas daripada aset investasi lain.

Dari adanya permasalahan tersebut diprediksi bahwa harga emas berpotensi akan naik 6% dari posisi terendahnya pada pekan sebelumnya. Lalu untuk memahami lebih dalam terkait kondisi tersebut, berikut disajikan resume perkembangan minggu lalu yang bisa dijadikan acuan:

  • Logam mulia mengalami kenaikan signifikan menjelang akhir pekan karena meningkatnya permintaan safe-haven seiring Israel mengintensifkan perangnya dengan Hamas;
  • Di saat-saat seperti ini, ketika ada begitu banyak ketidakpastian, investor berbondong-bondong beralih ke emas;
  • Suku bunga acuan menjadi faktor sekunder bagi emas karena investor kini terfokus pada ketidakpastian geopolitik;
  • Meskipun data ekonomi tidak lagi menjadi berita utama, investor tetap perlu memperhatikan beberapa rilis data penting minggu ini, diantaranya angka penjualan ritel dan pidato Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell.

Baca dan download artikelnya:

Setelah memahami secara menyeluruh mengenai artikel diatas, penting untuk mengetahui perkembangan harga emas setiap harinya. Cek harga emas harian dengan klik disini.