
Trend kenaikan harga emas berlanjut seiring naiknya ketidakpastian geopolitik karena konflik Israel dengan Hamas. Permasalahan antara Israel dengan Hamas hingga saat ini semakin intensif dan memanas, dimana kedua belah pihak melakukan tindakan saling serang. Israel sendiri merasa dirinya sebagai korban dari Hamas dan menganggap tindakan yang dilakukan Hamas merupakan kejahatan. Hal tersebut memicu serangan balik kepada Hamas dan masyarakat Palestina sehingga menjadi aksi kejahatan genosida di Gaza.
Dari kondisi tersebut menyebabkan terpecahnya dukungan dunia kepada dua pihak yang bersitegang. Sebagian negara Eropa dan Amerika menunjukkan dukungannya kepada Israel dan sebagian Negara Asia seperti Indonesia mendukung Palestina. Sikap dukungan yang ditunjukkan untuk Palestina dan Hamas dilakukan dengan gerakan boikot untuk produk-produk dan merek yang berafiliasi dengan Israel.
Kondisi tersebut akhirnya menyebabkan banyak saham perusahaan yang berafiliasi dengan Israel jatuh nilainya. Disisi lain, hal tersebut menyebabkan nilai emas malah terdorong naik dan banyak diminati para investor sebagai “sabuk pengaman” kekayaan mereka.
Untuk memahami permasalahan tersebut, berikut dirangkum resume dalam bentuk poin dan artikel lengkap sebagai berikut:
- Ketika perang Israel dengan Hamas semakin intensif, ketidakpastian geopolitik terus mendukung daya tarik emas sebagai aset safe-haven;
- Permintaan safe-haven ini telah mendorong harga emas ke level tertinggi dalam tiga bulan;
- Minggu ini diakhiri dengan rilis data inflasi penting, yang dapat berdampak pada harga emas. Beberapa analis mengatakan bahwa meskipun AS tidak akan jatuh ke dalam resesi, namun AS mungkin akan mengalami stagflasi karena pertumbuhan yang lebih rendah diimbangi dengan harga konsumen yang lebih tinggi.
Baca dan download artikelnya:
Setelah membaca artikel Trend Kenaikan Harga Emas Berlanjut Seiring Naiknya Ketidakpastian Geopolitik. penting untuk mengetahui perkembangan harga emas setiap harinya. Maka dari itu cek harga emas harian dengan cara klik disini.