
Harga emas kian meningkat seiring berjalannya waktu. Hal tersebut didasari dengan banyak fenomena global seperti konflik Rusia vs Ukraina, perang Israel vs Palestina, dan krisis moneter.
Hingga saat ini harga emas kian meningkat, dimana ada kemungkinan bahwa krisis moneter bisa terjadi kembali.
Krisis moneter sendiri adalah kondisi ketika suatu negara mengalami penurunan nilai mata uang yang tajam, defisit anggaran, dan inflasi yang tinggi.
Kenaikan harga emas saat ini merupakan respon dari bank sentral terhadap risiko geopolitik. Sehingga hal tersebut berpotensi terjadi penurunan suku bunga dari bank sentral.
Terkait dengan kondisi tersebut, berikut analisis singkat perkembangan harga emas minggu ini:
- ETF emas global mulai merespons risiko geopolitik, namun pendorong utama harga emas adalah penurunan suku bunga dari Bank Sentral;
- CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa investor kini memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada bulan September sebesar 100%;
- Tingginya harga emas saat ini sama seperti kejadian tahun 1972, 1978, dan 2008, dimana gelombang inflasi yang desruktif dan pertumbuhan ekonomi dunia yang lambat;
- Kondisi tingginya harga emas dunia juga dipengaruhi oleh risiko geopolitik yang saat ini terjadi di beberapa wilayah seperti Timur Tengah dan Eropa serta memanasnya kegiatan Pemilu di Amerika Serikat.
Baca dan download artikelnya:
Untuk mengetahui harga emas setiap harinya kamu bisa cek dengan cara klik disini.