mata uang brics

Mata Uang BRICS Siap Jadi Pesaing Berat Dolar AS?

Mata Uang BRICS Siap Tantang Dominasi Dolar AS

Seiring meningkatnya ketegangan ekonomi global, aliansi BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Mereka berencana meluncurkan mata uang baru yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Langkah ini langsung mengundang perhatian dunia, dimana muncul banyak pertanyaan mengenai mampukah BRICS menjadi pesaing tangguh bagi dolar AS?

Pada dasarnya semua itu bisa terjadi dengan banyak kemungkinan, dimana ada beberapa alasan kuat yang mendukung terwujudnya hal tersebut.

mata uang brics

Memahami Dominasi Dolar AS

Sejak berakhirnya masa perang duni ke-2, dolar AS menjadi mata uang cadangan utama hampir diseluruh negara. Berdasarkan dengan perjanjian Bretton Woods tahun 1944, banyak negara yang mengaitkan dolar AS dengan emas. Akan tetapi sejak pemerintahan Nixon di tahun 1977, standar emas mulai ditinggalkan. Hal tersebut membuat ekonomi internasional terguncang, dengan mengancam akan melemahkan nilai dolar dan cadangan devisa banyak negara.

Arab Saudi memberikan perhatian khusus pada hal tersebut dan menetapkan harga ekspor minyak dalam dolar sejak perjanjian tahun 1945. Dari perjanjian tersebut Arab Saudi menjamin akses minyak kepada Amerika dengan imbalan jaminan keamanan. Seiring berjalannya waktu Pemerintah Arab Saudi terus menetapkan harga minyak dalam dolar. Setelahnya Arab Saudi mengajak anggota kartel OPEC untuk melakukan hal yang sama. Hal tersebut mendorong dolar menguat pada saat genting, dan secara efektif mengikat nilai dolar kepada minyak bukan emas.

Lalu sejak tahun 1970-an, dolar nilainya mengambang bebas dan terus menjadi mata uang cadangan utama dunia. Dolar mendominasi perdagangan dan perbankan internasional, bahkan saat negara-negara telah mengadopsi nilai tukar fleksibel.

Sumber: Middle East Council On Global Affairs

Populasi dan Ekonomi yang Terus Tumbuh

Mata uang BRICS diharapkan akan memperkuat posisi ekonomi negara-negara anggotanya dalam menghadapi ketidakstabilan finansial dunia. Dengan populasi masyarakat yang besar dan kekuatan ekonomi yang terus tumbuh, BRICS memiliki daya saing untuk menghadirkan mata uang yang stabil dan dapat diandalkan. Namun, dolar AS telah lama menjadi acuan internasional, sehingga BRICS perlu strategi kuat untuk menghadapi dominasi ini.

Pada dasarnya, negara-negara yang tergabung dengan BRICS sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Dimana hingga saat ini negara-negara yang tergabung dengan BRICS sedang berusaha memperkuat hubungan satu sama lain. Hal tersebut menjadi salah satu alasan untuk membuat mata uang BRICS berpotensi baik menjadi pesaing kuat dolar AS.

Di Tengah Ketidakpastian, Lindungi Kekayaan dengan Investasi Emas

Meski mata uang baru BRICS masih dalam tahap awal, antisipasi ini mengingatkan kita pentingnya diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global. Di saat dunia memantau perkembangan baru ini, kita bisa mulai langkah kecil untuk melindungi kekayaan kita, salah satunya dengan investasi emas.

Investasi emas mampu menjaga nilai kekayaan, membuat kita tetap aman di tengah perubahan mata uang global.

Untuk tahu lebih banyak tentang investasi, baca juga artikel lainnya disini.