
Harga emas membutuhkan katalis baru untuk bisa rebound beberapa waktu lalu. Untuk memahami peristiwa tersebut, berikut disajikan resume singkat sebagai data analisa sebagai berikut:
- Kamis lalu, Jerome Powell, mengatakan bahwa bank sentral AS tidak akan ragu untuk kembali menaikkan suku bunga. Jika tekanan inflasi terus meningkat pernyataan bernada dovish tersebut semakin membebani emas dan menguatkan dollar serta imbal hasil obligasi;
- Seiring dengan terus melemahnya dorongan ketidakpastian global, kini investor emas kembali mengalihkan fokus mereka ke kebijakan moneter AS. Minggu ini terdapat beberapa data keuangan yang akan dirilis, salah satunya IHK (Indek Harga Konsumen). Data yang akan menjadi faktor penting bagi The Fed dalam mempertimbangkan kebijakan pengetatan lebih lanjut;
- Terkait data inflasi, beberapa analis mengatakan bahwa emas bisa menjadi aset safe-haven jika angka penjualan ritel ternyata lebih lemah dari perkiraan. Hal tersebut menandakan bahwa konsumen mulai tersandung dan tidak mampu mendukung aktivitas ekonomi saat ini;
- Utang pemerintah AS juga akan menjadi perhatian minggu depan karena AS menghadapi potensi penutupan pemerintahan lagi jika Kongres tidak meloloskan undang-undang pendanaan pada 17 November dan semakin mendekatkan pada persepsi pasar akan potensi resesi;
- Sejak pasokan obligasi pemerintah yang masuk ke pasar mulai melebihi permintaan, beberapa analis komoditas mengatakan potensi gejolak di pasar obligasi bisa berdampak positif bagi emas dalam waktu dekat.
Baca dan download artikelnya:
Setelah memahami tentang harga emas membutuhkan katalis pada artikel diatas, penting untuk tahu perkembangan harga emas harian. Cek harga harian dengan cara klik disini.