Resume perkembangan minggu lalu:
- Emas mengalami kerugian minggu ketiga berturut-turut, dan kini semua perhatian beralih ke laporan inflasi AS Selasa (14/2), dimana menurut analis hal itu bisa menjadi katalis untuk logam mulia. Selain data inflasi, pasar emas juga bersiap untuk rilis sejumlah data makro utama lainnya;
- Analis memprediksi inflasi akan turun melebihi konsensus, yang seharusnya mendorong harga komoditas karena akan menghilangkan kekhawatiran Fed perlunya bersikap hawkish dan menaikkan suku bunga tinggi untuk periode lebih lama;
- Menurut laporan WGC (World Gold Council) pembelian emas bank sentral baru-baru ini mendukung emas dengan mencatatkan rekor tertinggi 1.136 ton pada 2022, salah satunya China yang melakukan pembelian kembali setelah terakhir di 2019.
Baca dan download artikelnya: